Ponorogo. Sebanyak 3.072 kendaraan bermotor kena tilang selama Operasi Patuh 2017, pada 9 - 22 Mei 2017. Dari 3.072 ada 50 kendaraan yang di sita petugas lantaran tidak punya surat kelengkapan.
paringan.blogspot.com
Ilustrasi
Kanit Turjawali Polres Ponorogo, Ipda A. Saiful Bahri, mengatakan jumlah pelanggaran selama pelaksanaan Operasi Patuh 2017 naik dibandingkan Operasi Patuh 2016 dengan jumlah 2700 kasus. Selama Operasi Patuh ini ada 28 kali kecelakaan lalu lintas dan menewaskan 3 orang serta 2 orang luka berat.

Sebagian besar yang kena tilang lantaran tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pelanggar yang terjaring razia di dominasi pekerja swasta dan pelajar. Dengan adanya Operasi Patuh ini Polisi berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan.

Namun kondisi di lapangan saat ini banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak patuh lalu lintas.

mengenai 50 kendaraan yang di sita Petugas lantaran saat razia ada yang tidak bisa menunjukan STNK nya serta ada yang STNK nya sudah habis masa belaku.

“Ada beberapa pelanggar yang BPKB-nya digadaikan sehingga membuat mereka tidak bisa membayar pajak lima tahunan dan membiarkan STNK-nya mati". Ujar Saiful

Selain itu beberapa kendaraan disita karena tidak sesuai standard dan di modofikasi. Seluruh kendaraan yang disita di bawa ke Mapolres Ponorogo. Bagi pemilik yang ingin mengambil kendaraan yang disita harus melalui sidang terlebih dahulu.

Source : MadiunPos