Ratusan suporter bonek di Nganjuk dari kalangan warga PSHT rame-rame membakar atribut mulai dari kaos dan poster. Selain itu warga PSHT ini juga menyatakan mundur dari keanggotaan bonek.
paringan.blogspot.com
Sekitar 150 orang warga PSHT ranting Sukomoro Nganjuk yang tergabung dalam Solidaritas Bonek Bawang Merah rame-rame melakukan aksi bakar atribut bonek.

Aksi dimulai dengan membentangkan bendera bonek sepanjang 15 meter dan berjalan menuju pasar Sukomoro Nganjuk. Setelah sampai di pasar massa yang memakai kaos bonek tersebut langsung mencopot kaosnya dan di bakar.

Menurut Santoso, warga PSHT memilih mundur dari supporter Persebaya dipicu pasca adanya kerusuhan di Surabaya dan Jember.

Arbayana wakil ketua bidang keorganisasian PSHT cabang Nganjuk mengatakan, status anggota PSHT yang tergabung dalam anggota bonek bersifat partisipan dan spontanitas sehingga boleh saja keluar dari keanggotaan bonek.

Pihaknya juga menuntut Kepolisian agar tidak mengizinkan bonek untuk ke arah barat demi keamanan dan ketertiban. Serta menuntut pihak berwajib mengusut tuntas kasus penganiayaan yang terjadi di Surabaya dan Jember.

Source : JTVmadiun