Pengawalan secara resmi oleh petugas Kepolisian biasanya diberikan kepada pejabat / petinggi negara. Pengawalan dimaksudkan untuk ketepatan waktu atau mempercepat perjalanan. Namun pengawalan tersebut juga bisa untuk masyarakat bukan hanya petinggi negara saja.

paringan.blogspot.com
Menurut Wakil Kepala Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Indra Jafar, pada dasarnya patwal polisi sama sekali tidak disewakan. "Sebetulnya tidak disewakan ya, kita kan melayani masyarakat, ada kepentingan masyarakat yang memang kita harus penuhi. Misalkan ada kepentingan tertentu, contoh mengawal perkawinan, itu bisa ke kita.

Menurut Indra, masyarakat umum bisa menggunakan bentuk pengawalan voorijder asalkan untuk kepeluan kegiatan yang membutuhkan ketepatan waktu sampai tujuan.

Terkait masalah biaya pihak kepolisian tidak membandrol sepeserpun. " Tak ada biaya, cuma kadang dari pihak masyarakat yang meminjam, kan butuh bensin - makan dan mereka mengerti, itu hanya empati dari masyarakat saja" Katanya.

Jika masyarakat ingin melakukan peminjaman bisa melakukan panggilan ke TMC Polda khusus di satuan troli pengawalan. Ketika butuh bisa pesan, tapi harus urgent kepentingannya.


Dilansir :Viva.co.id