Karakteristik Penelitian Kuantitatif


  1. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan gejala sosial, menguji dan melakukan eksperimen atas kebenaran suatu teori, membentuk fakta dan menunjukan hubungan antar variabel.
  2. Prosesnya bersifat deduksi, yakni memverifikasi teori dengan mengembangkan hipotesis.
  3. Proses deduksi merupakan proses apriori tanpa data empirik.
  4. Fungsi teori dalam penelitian ini berprinsip keterwakilan atau probabilitas dalam generalisasi hasil temuan, sehingga sampel sangat penting.
  5. Instrumen utama adalah kuisioner, pedoman observasi terkendali, pedoman eksperimen.
  6. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan biasanya survei, wawancara terstruktur dan pengamatan terstruktur.
Judul Penelitian Kuantitatif
  1. Judul penelitian kuantitatif harus menunjukan hubungan antar variabel yang diteliti. Contoh : Pengaruh Self Dicipline Terhadap Tingkat Kecemasan Siswa Menjelang UN Di SMA 1 Calofornia. Judul ini menunjukan adanya hubungan antar variabel.


Karakteristik Penelitian Kualitatif


  1. Tujuan utama penelitian kualitatif adalah memahami (vestehen) terhadap fenomena sosial dan mengembangkan konsep dengan grounded.
  2. Proses penelitian bersifat insuksi, sehingga tidak ada teori yang dibuktikan atau tidak menguji hipotesis.
  3. Proses induksi merupakan hipotesis proses a posteriori dan empirik, maksudnya dengan melakukan penjajakan awal dan studi pendahuluan terhadap situasi sosial di lapangan.
  4. Teori dalam penelitian kualitatif berfungsi memahami dan menafsirkan fenomena sosial.
  5. Dalam penelitian kualitatif tidak ada prinsip keterwakilan atau probabilitas, sehingga jumlah sampel tidak dipersoalkan
  6. Tekhnik / metode yang digunakan observasi terlibat, wawancara tak berstruktur (terbuka dan mendalam), life history, dokumentasi dan sejenisnya.
Judul Penelitian Kualitatif
  1. Karena tujuannya memahami (vestehen) terhadap fenomen sosial, maka masalah yang akan diteliti bersifat Holistik (menyeluruh) dan masih bersifat sementara. Konsekuensinya judul dalam bab proposal skripsi masih bersifat sementara dan bisa berkembang setelah memasuki lapanga, Oleh karena itu, dimungkinkan judul laporan hasil penelitian berubah, tidak sama dengan judul proposal.

Karateristik Penelitian Hasil Kajian Pustaka (Libray Research)

  1. Kajian pustaka adalah telaah mendalam dan kritis untuk memecahkan suatu masalah / mengungkap suatu karakteristik yang bertumpu pada penelaahan yang mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dan ditulis oleh pakar/lembaga tertentu.
  2. Biasanya merupakan proses pengumpulan informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru atau untuk keperluan akademik khusus.
  3. Bahan-bahan pustaka digunakan sebagai sumber ide, untuk melakukan deduksi terhadap pengetahuan yang telah ada sebelumnya, sehingga suatu teori baru dapat dilihat secara kritis atau dapat dikembangkan denagn sudut pandang yang baru.
  4. Fokus terhadap bahan pustaka, baik tulisan gagagsan seorang tokoh, jurnal penelitian, karya ilmiah, tindak lanjut hasil penelitian (skripsi, tesis, desertasi), laporan investigasi dan bentuk pustaka lain yang telah ada sebelumnya.
Judul Penelitian (Kajian Pustaka)
  1. Karena tujuannya telaah mendalam dan kritis untuk memecahkan suatu masalah yang terkait bahan pustaka, maka judul penelitian ini setidaknya mewakili, unsur masalah dan pustaka yang di kaji. Misalnya : Pemikiran Abdurrahman Wahid tentang Pengembangan Pendidikan Pesantren dalam Jurnal Pesantren Tahun 1979-1981.


Semoga Bermanfaat..