Daftar penderita HIV/AIDS Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Madiun dipastikan bertambah. Setelah 3 penjaja cinta terjaring razia lalu positif kategori ODHA.

Temuan ini membuat petugas Dinkes dan Pol PP setempat geleng-geleng, ironisnya, Ina warga Kab. Malang yang pernah terjaring razia pada 12 Mei lalu kembali tertangkap.
paringan.blogspot.com
Padahal perempuan tersebut positif dinyatakan mengidap HIV saat tertangkap pada bulan Mei lalu. Ina pun mendapat perhatian khusus dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kab. Malang.

Secara berkala KPAD malang sudah mengunjungi rumah Ina guna memastikan yang bersangkutan mengkonsumsi obat. Obat tersebut dapat memperlambat penyebaran virus yang menyerang sisitem imun tersebut.

" Mereka kaget karena yang bersangkutan tidak ada dirumah, ternyata kembali tertangkap di Saradan kena razia " Ujarnya.

Meskipun mendapat khusus, penderita HIV tidak dapat disuruh berdiam diri terus dirumah. Kondisi fisik yang masih sehat membuat penderita bebas melakukan aktivitas.

Berbeda dengan penderita yang sudah dalam fase AIDS, kondisi fisik akan semakin lemah hingga tak mampu beraktivitas seperti sedia kala.

Menurut Agung Tri Widodo (Kabid P2K Dinkes Madiun) Ina nekat kembali menjadi penjaja cinta karena desakan ekonomi. Meski Ina tau kalau dirinya mengidap HIV.

Hal ini menjadi momok bagi Kab. Madiun.

Kemungkinan besar berhubungan intim dengan pengidap HIV akan menularkan virus tersebut.

" Ngeri jika Kabupaten ini menjadi tempat penularan, karena penyakit ini tidak bisa disembuhkan " Terangnya.

Dalam pemeriksaan HIV/AIDS bukan hanya Ina yang terjangkit virus HIV tetapi ada dua lagi yakni SIH dan TIK warga Kab. Nganjuk.

Namun keduanya tidak tahu menahu jika masuk dalam golongan orang HIV/AIDS (ODHA). Keduanya termasuk pemain baru.

Source : RadarMadiun