Pro dan kontra masalah festival balon udara yang akan dilaksanakan di lapangan nongkodono (Minggu 3/9/2017) mulai muncul, bahkan pihak Polres dituduh akan mendata pembuat balon dan akan ditangkap kemudian hari.
paringan.blogspot.com
Ilustrasi
" Festival ini bukan hanya sekedar menerbangkan balon, kemudian di nilai dan di beri hadiah. Saya tegaskan sekali lagi, bukan itu " Ujar kapolres Ponrogoo (AKP Suryo Sudarmadi).

Ia menjelaskan, awalnya ingin melestarikan tradisi balon udara yang biasanya dilakukan masyarakat Ponrogo saat hari raya Idul Fitri maupun idul adha, dan tentu ikut serta dalam program keselamatan lalu lintas udara.

" Makanya, salah satu syaratnya di kasih tali, agar nanti bisa dikendalikan " Imbuh Kapolres Ponorogo.

Selain itu untuk menghilangkan pandangan negatif tentang nama Ponorogo terhadap balon udara. Seperti diketahui, dimana saja ada balon udara pasti disangka dari Ponorogo.

Untuk peserta juga hanya dari Ponorogo, karena memang ingin memberi pembelajaran bagi masyarakat bagaimana menerbangkan balon udara dengan aman. nanti kalo booming pasti ada festival serupa. Roda perekonomian juga bakal terdampak.

Polisi juga mengambil hal positif lainnya. Jika balon udara terbang dengan aman, tak ada lagi komplain tentang balon udara yang merugikan.

Source : BeritaJatim