Sejumlah warga Kab. Ponorogo mendatangi kantor Kejaksaan untuk mempertanyakan dasar aturan terkait perjalanan sidang menuju Pengadilan Tipikor Surabaya. Warga menilai pihak kejaksaan Ponorogo memberikan fasilitas khusus terhadap tersangka korupsi, sebab dalam perjalanan ini tersangka di naikan kereta eksekutif.

Sebanyak lima warga Kabupaten Ponorogo mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo. Mereka sangat menyayangkan sikap Kejaksaan Ponorogo yang memberi fasilitas khusus terhadap tersangka tindak pidana korupsi atas nama Prijo Langgeng.

Warga menilai pihak Kejaksaan membeda-bedakan dalam penanganan para tersangka. Terbukti tersangka kasus korupsi RS. Hardjono Ponorogo, dinaikan kereta eksekutif dari Madiun menuju Surabaya tanpa pengawalan ketat anggota Kepolisian.

Warga juga menunjukan beberapa foto dan video  yang berhasil di rekam oleh salah satu warga Kabupaten Ponorogo yang satu gerbong dengan tersangka korupsi. Dalam foto dan video tersebut, ada jaksa penuntut umum yakni Sarifudin, tersangka korupsi Prijo Langgeng, dan kuasa hukum tersangka yakni Hendra Priangkasa.

Beberapa bukti tersebut membuat warga kecewa dengan sikap Kejaksaan yang memberi fasilitas istimewa terhadap tersangka kasus korupsi. Apalagi dalam perjalanan menuju surabaya terlihat begitu dekat dan kompak antara jaksa dan kuasa hukum tersangka.

Sementara hingga saat ini, pihak Kejaksaan masih mengklarifikasi terkait foto dan video tersebut. Di sisi lain, pihak kejaksaan juga sudah menyiapkan mobil khusus tahanan saat proses persidangan di pengadilan. 



Dilansir : Pojok7