-->

Kumpulan Makalah, Artikel dan Share Informasi

Emosi !!! Kakek Di Jambon Ponorogo Sabet Kerabat Dengan Golok

Seorang kakek di Dusun Bureng Desa/Kec. Jambon di amanakan Polisi lantaran melakukan penganiayaan kepada Heri Wahono  (45) yang terhitung masih kerabat Pelaku Boyamin (60). Korban mengalami luka di bagian tangan akibat terkena tebasan sajam berupa golok oleh pelaku.

Kejadian bermula saat Pelaku (Boyamin) mencari pakan ternak dan mendengar  dirinya merasa di olok-olok oleh orang, Pelaku mengira yang meng-olok-olok adalah Mariatun kemudian pelaku pun mencarinya sambil membawa sajam.

Korban Heri Wahono mengetahui gelagat tidak baik dan mencoba menghentikan pelaku dengan membawa tongkat untuk membela diri. Korban adalah menantu dari Mariatun yang di cari oleh pelaku.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamakan barang bukti berupa sajam yang di gunakan oleh pelaku dan tongkat yang di gunakan untuk membela diri. Motif dari peristiwa ini menurut penelusuran adalah cekcok soal warisan anatara pelaku dan kakak nya (Mariyatun) mertua korban.

Dari berbagai sumber

APES !!! Penjual Pentol di Ponorogo Kena Gendam

Nasib apes menimpa seorang penjual pentol di Ponorogo, pasalnya penjual tersebut terkena gendam, uang hasil jualan pentol raib di bawa pelaku.

paringan.blogspot.com

Aksi gendam yang menimpa Erfan (karyawan) Pentol Kuah Cabe di Jl. Suromenggolo Ponorogo ini terjadi pada hari Senin, 23/08/2021 sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut penuturan Bayu pemilik/bos usaha Pentol tersebut, Erfan (Karyawan) di datangi pembeli laki-laki paruh baya yang memesan 7 bungkus pentol, selang beberapa saat pelaku menepuk pundak Efan, kemudian Erfan seperti tidak sadar dan uang hasil jualan senilai Rp. 300.000 raib di bawa pelaku.

' Pada saat kejadian pelaku memakai motor matic, helm dan bermasker. CCTV di area kejadian pun sudah dilihat tapi sayang posisi kamera tidak menghadap ke lapak, para pedagang lain pun bercerita kalau modus pelaku hampir sama dengan kejadian di tempat lain' Ujar Bayu.

Kepada para pedagang PKL di pinggir jalan di himbau untuk meningkatkan kewaspadaan, karena modus seperti gendam sering terjadi di Ponorogo.


Di lansir dari : setenpo

Mengenal Badai Sitokin dan Ciri-ciri nya

Virus corona baru atau yang familiar kita kenal dengan Covid-19 dianggap dapat menyebabkan bada sitokin pada paru-paru pasien yang ter-infeksi virus tersebut. Dan kondisi itulah yang dianggap sebagai penyebab kematian.

Mengenal Badai Sitokin dan Ciri-ciri nya
Ilustrasi

Badai sitokin merupakan reaksi berlebih sistem kekebalan tubuh, ketika virus memasuki tubuh sel-sel darah putih akan merespon dengan memproduksi sitokin.

Untuk diketahui, sitokin merupakan protein yang di hasilkan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi penting dala penanda sinyal sel dan akan bergerak menuju jaringan yang terinfeksi dan berikatan dengan reseptor sel tersebut untuk memicu reksi peradangan.

“Pada kasus Covid-19, sitokin bergerak menuju jaringan paru-paru untuk melindunginya dari serangan SARS-CoV-2 / Covid-19.

Sitokin normalnya hanya berfungsi sebentar dan akan berhenti ketika respon kekebala tubuh sampai di daerah infeksi.

Tetapi pada kondisi 'Badai Sitokin', sitokin akan terus menerus mengirimkan sinyal sehingga sel-sel kekebalan tubuh akan terus berdatangan dan bereaksi diluar kendali. Dan paru-paru pun akan mengalami peradangan parah karena sel-sel kekebalan tubuh terus menerus berusaha membunuh virus meskipun infeksi virus telah usai.
Selama peradangan, sistem imun juga melepas molekul bersifat racun bagi virus dan jaringan paru-paru.

Tanpa penanganan yang tepat fungsi paru-paru akan menurun hinggan membuat sulit bernafas.

Maka sering pada pasien Covid-19 menggunakan bantuan ventilator untuk membantu pernafasan.

Gejala badai sitokin sendiri meliputi :

1. DEMAM
Badai sitokin dapat membuat demam pasien Covid-19 dengan suhu badan diatas 38 C.

2. SINDROM KEBOCORAN KAPILER
Adalah kondisi dimana ada kebocoran pada pembuluh darah sehingga menyeabkan pengentalan darah, tubuh membengkak dan tekanan darah rendah.

3. KOAGUALASI INTRAVASKULAR DISEMINATA
Koagulasi intravaskular diseminata ditandai dengan pembekuan darah dan pendarahan. Muncul pula kemerahan atau ruam di tubuh.

4. GANGGUAN PERNAFASAN AKUT
Dokter spesialis penyakit dalam Ronald A Hukom juga mengungkapkan sejumlah gejala badai sitokin pada Covid-19.
"Sesak napas hebat dan gagal napas, demam tinggi, lab darah yang tidak normal, hingga gejala kerusakan berbagai organ penting ".

Dirangkum dari berbagai sumber.

Pemerkosa Anak Usia 10 Tahun di Vonis Mati Oleh Pengadilan

Seorang terdakwa pelaku pemerkosaan terhadap anak usia 10 tahun di kota Bima yang masih duduk di bangku sekolah dasar akhirnya di vonis mati oleh Pengadilan Negeri NTB.

mendengar vonis dari majlis Hakim, terdakwa Pedilius Asman tak merasa keberatan, walaupun hingga kini dirinya tak mengakui perbuatan tersebut.

Terdakwa yang sebelumnya mendapat tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman seumur hidup, menyerahkan sepenuhnya pada kuasa hukumnya.

Dalam fakta persidangan sejak proses awal hingga dirinya divonis mati, Pedilius Asman masih tak mengakui perbuatannya.

Usai sidang berlangsung terdakwa di bawa oleh pihak polisi ke rumah tahanan Bima.

Sementara, Martinus Randus dan Imelda Suryati orang tua korban yang turut hadir di persidangan merasa berterima kasih atas putusan yang di berikan Pengadilan.

"Vonis mati sudah sepadan dengan perlakuannya yang telah memerkosa hingga tega membunuh anak kami," ujar orang tua korban.

Source : news.okezone.com

Pengusaha Ini Punya Ide Bisnis Ubah Mayat Manusia Jadi Kompos Untuk Tanaman

Seorang pria asal Amerika menemukan ide gila mengubah mayat manusia menjadi pupuk kompos, dan Ia pun mengklaim bahwa ide nya ini legal.

Micah Turman berpendapat bahwa ide tersebut legal dan akan menjadi bisnis yang besar dengan modal usaha ventura. Bisnis tersebut bernama Return Home.

Foto : dailystar/koin

Return Home adalah usaha yang memungkinkan orang-orang yang mereka cintai menjadi pupuk, setelah di campur material seperti serbuk kayu, air, pemanas, limbah gergaji untuk meningkatkan pembusukan agar lebih cepat.

Setelah 30 hari jaringan lunak jenazah akan hancur,dan kemudian gigi dan tulang yang terkubur akan menciptakan campuran pupuk.

Setelah melalui proses yang cukup panjang Return Home akan mengirim kompos manusia itu kepada keluarga yang berduka di dalam guci khusus.

Micah percaya bahwa bisnisnya akan booming dalam beberapa tahun mendatang, setelah menguji ide tersebut kepada babi.

Turman menambahkan proses tersebut adalah cara bagi para kerabat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang mereka cintai dengan cara yang menyenangkan.

Sementara, keluarga dapat menggunakan kompos itu untuk menanam bunga atau sayuran.

Untuk prosesnya sendiri bisa menelan biaya sekitar 3500 poundsterling atau sekitar Rp. 70,3 juta.

Source : carubannagari.radarcirebon.com

Back To Top