Warga Dkh. Trenceng Ds. Mrican Kec. Jenangan akhirnya bisa tersenyum, setelah bertahun-tahun menderita kekeringan akhirnya bisa menikmati air bersih. 

Dukuh yang jauh dari ramainya kota Ponorogo tersebut mendapat bantuan sumur dalam. Namun bantuan tersebut bukan dari Pemkab Ponorogo, melainkan dari pihak swasta.
paringan.blogspot.com
BeritaJatim
"Alhamdulillah, kami dapat bantuan sumur dalam. Jadi sudah tidak kekeringan lagi sekarang," Ujar Kades Mrican, Adi Purnomo Sidiq. Ia menjelaskan sudah berkali-kali meminta bantuan kepada Pemkab Ponorogo terkait air bersih, namun tidak di gubris. Akhirnya warga terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari.

Dia bersyukur ada pihak swasta yakni dari beberapa lembaga sosial yang mau membantu, jika tidak mungkin warga Trenceng akan selalu menggunakan air sungai.

Di beritakan sebelumnya, warga Trenceng untuk keperluan air sehari-hari harus berjalan sejauh 1 km, dan harus melewati hutan dan medan yang sulit. Mirisnya air yang di gunakan jauh dari kata sehat, dan air tersebut di gunakan untuk minum, mandi dan cuci.

Warga terpaksa menggunakan air tersebut karena tidak ada pilihan lagi, kata salah satu warga (Simurmo Hadi).

Sebaliknya, saat musim hujan dirinya dan warga lain menampung air di kubangan. Jika tidak demikian akan menderita kekeringan lebih lama lagi.

Katenun, salah satu warga yang lain mengatakan, air berwarna coklat yang Ia di konsumsi setiap hari dengan mensiasati di endapkan lebih lama.

"Sudah terbiasa minum air keruh begini. Tidak ada pilihan lain lagi. Untung saja tidak sakit. Tapi ya kadang ada timbul batuk," imbuhnya.

Dia berharap ada bantuan dari Pemkab, setidaknya dropping air bersih atau pembuatan sumur secara cuma-cuma.

Source : BeritaJatim.com