Longsor susulan kembali terjadi di Desa Banaran Kec. Pulung Ponorogo, Kamis malam (27/4/2017). Selain longsor, suara gemuruh yang cukup keras membuat cemas warga di pengungsian.
paringan.blogspot.com
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan longsor susulan terjadi di Desa Banaran sekitar tiga kali “Longsor susulannya dalam skala kecil, namun suara yang ditimbulkan cukup keras sehingga membuat warga takut.”

Dampak yang ditimbulkan longsor susulan ini minim, namun petugas tetap mengawasi dan memantau lokasi bencana longsor itu. 

Saat ini petugas masih menormalkan sungai dan membuat sodetan air di sektor D. Normalisasi dan pepmbuatan sodetan ini penting supaya ketika terjadi hujan deras air dari atas bisa mengalir ke sodetan dan tidak mengakibatkan banjir.

Di atas material longsor sektor A hingga D juga sudah ditemui danau kecil berisi air dan air tersebut kapan saja bisa jebol dan membuat longsor lagi.

Bencana longsor yang melanda Desa Banaran terjadi pada awal April lalu dan menimbun 21 rumah serta 28 warga, sebagian warga yang tertimbun belum di ketemukan sampai sekarang.


Source : MadiunPos