paringan.blogspot.com
foto ilustrasi

Bencana alam tanah gerak terjadi lagi di Dkh. Nguncup Ds. Bakering Kec. Pulung Ponorogo, akibatnya empat rumah warga setempat retak-retak.

Empat rumah yang rusak itu milik Jaman, Kadenun, Senun, dan Atim, warga RT 002/RW 002, Desa Bekiring, Pulung. Jaman menceritakan peristiwa tanah bergerak itu dipicu karena hujan deras yang mengguyur desa setempat selama berhari-hari.

Ia mengatakan, tanah bergerak paling parah terjadi hari Senin (13/6/2016) hingga membuat dinding rumahnya retak dan bertmbah panjang.

Ia juga mengatakan sudah tiga tahun terakhir rumahnya mengalami retak-retak akibat tanah gerak tersebut. 

" Tiga tahun lalu, sebenarnya tanah di sini sudah mengalami gerakan tetapi dampaknya tidak terlalu terasa/parah. Baru kali tanah bergerak semakin parah hingga membuat retakan di dinding dan tanah juga ambles " Jelas dia.

Dia menuturkan meski sudah tiga tahun terakhir terjadi tanah bergerak, sejauh ini belum ada perhatian dari pemerintah. Dia berniat bertahan di rumah tersebut, karena tidak memiliki tempat tinggal lainnya.

Kapolsek Pulung AKP Ahyar menuturkan panjang retak tanah sekitar 10 meter dengan lebar 5 cm. Sedangkan tembok yang mengalami keretakan sepanjang empat meter dengan lebar 2 cm. Selain itu, panjang tanah ambles mencapai 15 meter dengan lebar retakan 5 cm.

Tidak ada korban jiwa, hanya empat rumah warga yang mengalami retak-retak.





Source : Madiunpos